SAY NO TO HOAX!
UJIAN
AKHIR SEMESTER
Mata
Kuliah : Dasar Penulisan
Multimedia
Nama :
Erlangga Bhayangkara Gultom
NPM :
210104180094
Kelas :
C
ISI :
STOP HOAX! BERBAHAYA
![]() |
| source: tertera |
Pada era saat ini, teknologi informasi komunikasi tak hanya
memberikan dampak yang positif, tetapi kemajuan itu juga memberikan dampak yang
negatif. Informasi pun saat ini begitu cepat penyampaian nya dimana setiap
orang dengan mudah nya melahirkan berbagai informasi, dan informasi itu begitu
cepat disampaikan melalui beberapa sosial media seperti facebook, twitter,
ataupun pesan yang tidak asing yang dapat diakses melalui telepon genggam
seperti, whatsapp, line dan lain-lain yang tidak dapat disaring secara benar.
Namun sayang,
infromasi yang dikeluarkan perorangan ataupun suatu badan ternyata adalah
informasi yang tidak akurat yang isinya sebagian besar bohong (hoax) dengan
judul yng provokatif yang membawa pembaca dan penerima pada opini yang negatif.
Dari situ dapat menimbulkan berbagai masalah seperti, menyerang pihak, merusak
reputasi, dan juga kerugian materi.
Sebelum masuk
pada pembahasan, mari kita ulas mengenai Hoax lebih dalam. Apa itu hoax? Hoax
adalah oax adalah usaha untuk menipu atau mengakali
pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita
palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu. Salah
satu contoh pemberitaan palsu yang paling umum adalah mengklaim sesuatu barang
atau kejadian dengan suatu sebutan yang berbeda dengan barang/kejadian sejatinya.
Suatu pemberitaan palsu berbeda dengan misalnya pertunjukan sulap; dalam
pemberitaan palsu, pendengar/penonton tidak sadar sedang dibohongi, sedangkan
pada suatu pertunjukan sulap, penonton justru mengharapkan supaya ditipu
(Wikipedia, n.d.).
![]() |
| source: giphy.com |
Maka dari itu,
kita sebagai pembaca dan penerima informasi hendaknya melihat bebagai dampak
yang telah terjadi akibat dari berita hoax. Berikut adalah pembelajaran yang
dapat diambil dari banyaknya berita hoax yaitu dengan menjadi pembaca yang
baik, dengan cara memilih dan memiliah berita yang kita hendak baca sebelum
kita menyebarkannya, maka dari itu kita seharusnya melihat berita yang kita
dapatkan itu berasal dari sumber yang terpercaya atau tidak. Selain itu, kita
juga jangan langsung percaya terhadap berita yang kita dapatkan, maka dari itu carilah
banyak-banyak sumber agar kita dapat menilai apakah berita tersebut benar
adanya atau hoax belaka. Dan yang terakhir, kita harus ikut bersatu untuk
memberantas hoax, kita harus sadar jika menyebarkan berita bohong pada banyak
orang tidak ada gunanya, yang terjadi justru merugikan, dan menyesatkan orang.
![]() |
| source: pinterest |
Mengapa ini bisa terjadi? Alasan pertama adalah kurangnya etika
dalam menggunakan sosial media maupun sejenisnya. Hal ini diperkuat dengan
bebasnya para netizen mengungkapkan pendapat mereka di dalam media
sosial manapun yang mereka mau. Dengan keadaan seperti itu, wajar saja akhir –
akhir ini media sosial yang biasa digunakan untuk penyebaran hoax seperti Twitter,
Instagram, dan Whatsapp di timeline-nya selalu muncul
berita – berita sensasional yang tidak bersumber sama sekali.
Peran
pemerintah dalam fenomena berita hoax dipaparkan dalam beberapa pasal yang siap
ditimpakan kepada penyebar hoax tersebut antara lain, KUHP, Undang-Undang No.11
Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang
No.40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Tidak hanya
itu, penyebar berita hoax juga dapat dikenakan pasal terkait ujaran kebencian
dan yang telah diatur dalam KUHP dan UU lain di luar KUHP.
Maka
dari itu, mari kita jauhkan perilaku buruk seperti menyebarkan berita hoax,
karena dengan menyebarkan hoax banyak dampak negatif yang didapatkan dan
sebaiknya kita sebagai pembaca bisa memilah memilih lagi berita yang faktual
atau tidak.
Berikut saya berikan salah satu contoh yang pernah membuat geger Indonesia
| source: liputan 6 |
REFERENSI
Halim, E. (2017, April 24). Pengaruh Hoax dalam kehidupan
bermasyarakat, Berbahaya? Retrieved from
https://www.kompasiana.com/eikalhalimn/58fd66f5d6937388063dcc89/pengaruh-hoax-dalam-kehidupan-bermasyarakat-berbahaya?page=all
Riki, A. (2018, December 17). Stop Hoax! 5 Pelajaran Berharga Dari
Maraknya Berita Bohong. Retrieved from
https://www.idntimes.com/life/education/aswar-riki/stop-hoax-5-pelajaran-berharga-dari-maraknya-berita-bohong-c1c2



Comments
Post a Comment